Sunday, 2 August 2026

Waspada! Screen Time Bikin Mata Minus & Gampang Lelah

Jadi begini... sejak zaman kegelapan sebelum ditemukannya WiFi unlimited, saya punya cita-cita yang nggak neko-neko dan simple! Yup! Aku dari dulu pengen jadi content creator sukses...ses...ses!lah pokoknya.

Screen Time Bikin Mata Minus & Bikin Mata Gampang Lelah

Untuk fisik yang emang tergolong cakep abis kayak saya (kalo dilihat pake sedotan dari monas), harusnya mewujudkan hal itu nggak susah-susah amat.

Thursday, 15 May 2025

Trik Ampuh Mencegah & Mengatasi Mata Kering (Salah Satunya Pakai #InstoDryEyes)

Sejak menggeluti dunia blogging dan jadi konten kreator di TikTok dan YouTube, aku sudah berniat untuk nggak cuma untuk mencari cuan tapi juga berbagi ilmu dan pengalaman.

Buatku, berbagi itu bukan soal pamer atau sekadar ikut tren, tapi ini soal kontribusi, soal memberi dampak, sekecil apa pun itu.

Awalnya, aku cuma iseng-iseng nulis blog (2009) untuk menuangkan pikiran dan curhat pengalaman pribadi. Tapi makin ke sini, aku sadar bahwa ternyata banyak orang yang relate dengan apa yang aku tulis. Dari situ, muncul semacam tanggung jawab moral. Kalau pengalaman dan pengetahuanku bisa membantu orang lain, kenapa nggak dibagikan?

Begitu juga waktu aku mulai aktif di TikTok dan YouTube. Aku tahu algoritma-nya pasti bakal tricky dan kadang bikin kita tergoda untuk bikin konten yang “ramai,” tapi aku selalu berusaha kembali ke niat awal, ‘konten yang punya nilai.’

Entah itu tutorial pakai hp Android, tips produktivitas, atau sekadar insight dari pengalaman gagal, semuanya aku kemas se-simple dan se-autentik mungkin.

Monetisasi itu memang penting, tapi bukan jadi satu-satunya tujuan. Buatku, ketika seseorang DM dan bilang, “Kak, makasi ya, videonya sangat membantu buat aku,” itu rasanya jauh lebih berharga. Dan itu juga yang bikin aku terus semangat untuk belajar dan mengeksplorasi hal-hal baru, supaya apa yang aku bagikan tetap relevan dan bermakna.

Tuesday, 30 April 2024

Caraku Mencoba Tampil Muda dengan Age Revival Theraskin

Sajak remaja saya terbiasa tampil tanpa make up. Terbiasa tampil bare face ini bukan karena saya percaya diri dengan kulit wajah saya. Tapi lebih tepatnya karena saya lebih suka tampil dengan wajah polos.

Namun masalahnya, kebiasaan tampil tanpa make-up ini juga membuat saya jadi agak kurang peduli pada kulit wajah, yang ujung-ujungnya bikin saya jarang melakukan perawatan.

Bahkan ketika saya sudah menikah pun, saya masih tetap jarang melakukan perawatan wajah pakai berbagai macam skin care seperti kebanyakan wanita pada umumnya.

Keputusan saya yang kurang bijak ini ternyata belakangan mendatangkan sesal. Pasalnya, wajah saya tampak lebih cepat menua jika dibandingkan dengan wanita-wanita seusia saya.

Saya menyadari kondisi kulit wajah saya yang menua ketika reuni dengan teman-teman sekolah beberapa tahun yang lalu.

Sejak itulah, saya mencoba mencari tahu bagaimana caranya melakukan perawatan kulit untuk membuat kulit saya agar terlihat kembali muda.

Monday, 11 March 2024

Transformasi ASUS ROG Phone 8: Spek Makin Gahar & Multifungsi

ASUS Republic of Gamers (ROG) Phone atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “ASUS ROG Phone” sejatinya adalah gaming phone (hp yang didesain khusus untuk para gamer).

Karena didesain untuk bermain game maka, ponsel ini pun lebih dimaksimalkan untuk mendukung game berbasis ponsel.

Tapi ide tersebut sedikit mengalami transformasi ketika ASUS memperkenalkan ROG Phone seri 8 (ROG Phone 8).

Kini, ponsel yang identik dengan gamer ini tidak hanya menawarkan sebuah perangkat yang cocok untuk bermain game saja, melainkan sebuah hp premium yang multifungsi.

Dengan begitu, ROG Phone 8 juga bisa digunakan oleh content creator, streamer, vlogger, influencer, photo dan video editor, music editor, music arranger, atau bahkan oleh pengguna biasa yang mendambakan sebuah hp yang kuat di segala lini--entah itu untuk sekedar berselancar di sosial media atau untuk digunakan menonton film-film favorit.

Ya, saya berani mengatakan bahwa ini adalah satu-satunya ponsel gaming yang levelnya #BeyondGaming.

Review ASUS ROG Phone 8 Black Series

Jadi, hp ini tuh, tidak hanya menawarkan spek gahar dan fitur-fitur gaming saja, tapi juga menawarkan level premium di semua aspek. Mulai dari,

  • Bingkai atau frame tengah ponsel ini menggunakan bahan aluminium
  • Body depan dan belakang dilindungi dengan Corning Gorilla Glass victus 2
  • Body-nya juga telah mengantongi sertifikasi IP68 yang membuat hp ini tahan air meski kecemplung hingga kedalaman 1,5 meter (maksimal selama 30 menit)
  • Layar menggunakan teknologi termutakhir yang jernih dan hemat daya yaitu, LTPO AMOLED dari Samsung
  • Kameranya sudah dilengkapi dengan gimbal OIS yang membuatnya jauh lebih stabil saat digunakan untuk merekam video atau mengambil foto
  • Didukung kamera telephoto yang juga didukung OIS sehingga hasil Zoom pun tidak goyang
  • Audionya terdengar sangat ciamik karena didukung audio resolusi tinggi, baik saat didengarkan via loudspeaker, headphone kabel, maupun TWS
  • Dibekali baterai 5500 mAh yang didukung HyperCharger 65 watt yang dapat mengisi daya dari 0 - 100% hanya dalam waktu kurang lebih 39 menit. Dan, didukung pula dengan wireless charger 15 watt
  • Sistem pendingin revolusioner SoC 360° Gen 2 yang dapat menjaga serta meningkatkan performa hp

Singkatnya, ASUS ROG Phone 8 ini adalah ponsel flagship yang dirancang sebagai perangkat premium, yang cocok untuk semua pengguna tanpa meninggalkan fungsinya sebagai sebuah ponsel gaming murni.

Jadi, buat kalian para gamer yang sudah terbiasa bermain game pakai ASUS ROG Phone versi terdahulu, kalian nggak perlu khawatir! Karena semua fitur-fitur game yang selama ini ada di ASUS ROG Phone tetap bisa kalian nikmati di ROG Phone 8 ini.

Bahkan, berbagai fitur-fitur untuk bermain game kini semakin lengkap. Khususnya dengan adanya tambahan fitur Ai yang mengalami penyempurnaan seperti X-Sense, X Capture, dan AI Grabber.

Ketiga fitur Ai tersebut dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman gamer selama bermain game favorit masing-masing.

Untuk mengetahui sejauh apa kekuatannya dan bagaimana ponsel gaming ini mengalami transformasi, yuk simak review ASUS ROG Phone 8 di bawah ini.

Saturday, 13 January 2024

Generasi Digital Wajib Tau! Ini Cara Ampuh Mengatasi Mata Kering

Ngomong-ngomong soal mata. Saya teringat pada sebuah kisah menarik tentang seorang abid (ahli ibadah) yang ketika sudah meninggal dan kemudian akan dimasukkan ke dalam surga oleh Allah dengan rahmat-Nya.

Allah berkata, “masuklah ke dalam surga-Ku dengan rahmat-Ku.”

Tapi sang abid protes dan merasa bahwa dirinya seharusnya dimasukkan ke dalam surga karena amal ibadahnya, bukan karena rahmat Allah--mengingat ia sudah beribadah sepanjang hayatnya.

Maka Allah pun kemudian menimbang amal ibadah sang abid sepanjang hayatnya untuk dibandingkan dengan (sebelah) matanya yang merupakan nikmat dari Allah.

Setelah ditimbang, ternyata nikmat Allah kepada sang abid yang berupa sebelah biji mata tersebut, jauh lebih berat dibandingkan dengan amal ibadah sang abid sepanjang hidupnya.

Menarik ya? Selain bisa diambil pelajaran dari sudut pandang religi, cerita ini juga mengajarkan kita banyak hal. Salah satunya adalah, betapa sebelah biji mata saja sangat… sangat berharga.

Bayangkan, seandainya ada orang yang menawar satu biji mata kita dengan harga… Rp 1 miliar misalnya. Apakah kita akan memberikannya? Saya nggak yakin! Bahkan jika ditawar 5 miliar atau 10 miliar sekalipun.

Itulah gambaran betapa berharganya mata yang kita miliki ini. Maka sudah sewajarnya apabila kita menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mata--agar tetap bisa kita nikmati hingga akhir hayat.

Nah, di era digital ini, sebagian besar kita (masyarakat Indonesia) sudah punya smartphone. Yang selain bisa menghadirkan banyak kemudahan dalam hidup kita, (sayangnya) juga bisa mengakibatkan hal-hal negatif. Misalnya, bisa membuat mata kita lebih mudah mengalami berbagai masalah. Seperti mata minus (miopia) hingga sindrom mata kering contohnya.

Pengalaman Saya Mengalami Mata Kering


Bagi saya, pengalaman mengalami mata kering adalah salah satu pengalaman yang paling “drama” sepanjang saya mengenal dan menggunakan perangkat digital.

Tapi sayangnya, setelah beberapa kali saya mengalami sindrom mata kering akibat terlalu lama menatap layar, saya tetap tidak menyadari dan tidak mengetahui bahwa itu adalah sindrom mata kering. Yang saya tahu, mata saya sering terasa sakit seolah-olah seperti kemasukan pasir. Tapi saat saya periksa, saya tidak menemukan sebutir pasir pun di mata saya.

Pertama kali saya mengalami sindrom mata kering ini sekitar pertengahan tahun 2011. Waktu itu saya bekerja sebagai salah satu desainer grafis di perusahaan fashion. Ceritanya… setelah bekerja seharian di kantor pakai komputer. Di rumah, saya kembali menghabiskan waktu di depan layar komputer untuk memainkan game favorit saya hingga larut malam.

Dan, keesokan harinya ketika saya bangun tidur, saya merasakan mata saya seperti kemasukan benda asing. Awalnya saya menyangka jika itu pasti tahi mata kering yang masuk ke mata saya. Karena ketika bangun tidur, saya memang sempat mengucek-ngucek mata.

Saya pun mencoba melihatnya dari kaca cermin. Setelah bercermin, ternyata tidak ada satu pun benda asing di dalam mata saya. Tapi ketika saya berkedip atau menggerakkan bola mata. Mata saya terasa sakit. Rasanya itu… persis seperti kelilipan pasir.

Ketika dulu pertama kali mengalami masalah sindrom mata kering ini, saya menyangka bahwa itu adalah akibat kurang tidur, atau karena saya kebanyakan begadang. Setelah pengalaman tahun 2011 tersebut. Saya semakin sering mengalami kasus serupa. Prosesnya pun nyaris sama.

Tapi untungnya, beberapa waktu lalu saya membaca beberapa artikel yang membahas seputar sindrom mata kering. Saya pun menyadari kalau banyak dari gejala-gejala sindrom mata kering yang ditunjukkan di artikel-artikel tersebut sama persis dengan gejala yang saya alami saat mengeluh sakit mata.

Jadi, buat kalian yang belum tahu, mata kering itu punya beberapa gejala yang bisa kita jadikan sebagai indikasi untuk mengetahui bahwa yang kita alami tersebut benar-benar merupakan sindrom mata kering. Seperti misalnya,

  • Mata terasa kering secara harfiah
  • Mata pegal dan akan terasa sakit ketika digerakkan untuk melirik ke kiri atau ke kanan
  • Mata sepet dan terasa agak kasar ketika digunakan untuk berkedip
  • Kalau parah, mata akan terasa seperti kelilipan atau kemasukan benda asing
  • Mata yang terasa seperti kelilipan ini akan membuat mata kita terus-menerus berair
  • Sebagian orang ada juga yang mengalami gejala seperti iritasi atau seperti biji mata seolah-olah luka
  • Dan, ada juga gejala yang disertai dengan rasa gatal hingga memaksa kita untuk mengucek-ngucek mata, yang sayangnya justru akan memperparah kondisi mata kita

Sindrom Mata Kering Bikin Drama

Ketika dulu mengalami sindrom mata kering. Saya sama sekali tidak bisa beraktivitas. Karena setiap menggerakkan bola mata atau berkedip, mata akan terasa agak perih seolah-olah tergores oleh benda asing yang masuk ke mata. Saya juga kesulitan melihat karena air mata terus-menerus keluar.

Kondisi tersebut sudah pasti mempengaruhi produktivitas saya. Selain mempengaruhi produktivitas, sindrom mata kering yang saya alami juga sudah pasti mengganggu pekerjaan saya. Apalagi, salah satunya pernah saya alami ketika deadline sudah mepet.

Dari pengalaman saya ini. Saya ingin berbagi dan mengingatkan teman-teman bahwa, masalah mata kering ini nyata adanya. Dan, kebanyakan dialami oleh generasi digital yang memang sering menatap layar hp ataupun komputer selama berjam-jam.

Tapi, kalian mungkin bertanya-tanya dan merasa heran, mengapa ada orang yang bekerja dengan komputer setiap hari tapi tidak mengalami masalah mata kering?

Penyebab Mata Kering

Jadi begini…

Mata kering karena terlalu lama menatap layar hp ataupun laptop akan lebih mudah kita alami kalau kita jarang berkedip. Biasanya, ketika kita serius dan fokus, kita seringkali lupa untuk berkedip. Semakin sering kita lupa berkedip, makar risiko mengalami mata kering akan semakin tinggi.

Tapi kalau kita rajin berkedip, meskipun kita seharian menatap layar, hal itu tidak akan banyak berpengaruh. Jadi, menurut para ahli kesehatan, kita disarankan untuk setidaknya berkedip setiap 20 menit sekali. Tentunya, semakin sering kita berkedip akan semakin baik. Misalnya 5-10 kali per menit.

Semakin sering kita berkedip saat menatap layar, akan semakin kecil risiko kita mengalami mata kering. Jadi, inilah jawaban dari pertanyaan “mengapa ada orang yang bekerja dengan komputer seharian tapi tidak mengalami sindrom mata kering?” di atas tadi.

Tapi perlu diingat bahwa, jarang berkedip hanyalah satu diantara sekian penyebab mata kering. Jadi, selain jarang berkedip, sebenarnya masih ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko kita mengalami mata kering. Berikut adalah faktor yang saya maksud.

1. Melihat layar di tempat gelap

Jadi, sebisa mungkin hindari melihat layar hp atau laptop ketika akan tidur, khususnya setelah lampu dimatikan. Karena selain bisa meningkatkan risiko mata kering, menatap layar di tempat yang gelap juga beresiko menyebabkan:

  • Mata lelah. Intensitas cahaya yang rendah akan membuat mata berusaha keras untuk menyesuaikan diri
  • Menyebabkan penglihatan kabur. Hal ini biasanya terjadi karena pupil akan melebar saat kita melihat layar yang cerah di tempat yang gelap. Jadi, ini juga beresiko menyebabkan mata mengalami rabun jauh (mata minus)
  • Mata juga akan kesulitan melihat detail warna yang akurat
  • Gangguan tidur. Saya yakin resiko yang satu ini sudah tidak asing lagi. Karena sudah banyak yang membahas tentang gangguan tidur akibat radiasi sinar biru yang dipancarkan oleh layar
  • Meningkatkan ketegangan pada mata. Penyebabnya adalah karena kontras yang tinggi antara layar yang cerah dengan lingkungan di sekitar kita yang gelap

2. Menatap layar di ruangan ber-AC

Suhu yang rendah atau cuaca yang agak dingin biasanya identik dengan udara yang kering. Karena pada umumnya, cuaca yang dingin memiliki kelembaban yang lebih rendah dibandingkan dengan udara hangat.

Ruangan ber-AC adalah salah satu contoh lingkungan yang kering. Ketika berada di lingkungan yang kering, tubuh kita akan mengalami penguapan cairan lebih cepat dibandingkan kalau kita berada di ruangan yang hangat.

Melalui proses yang sama, udara yang kering di ruangan ber-AC juga akan bikin air mata lebih mudah menguap hingga menyebabkan mata kering dan iritasi.

Jadi, kalau kalian sering menatap layar hp atau komputer di ruangan ber-AC, cobalah untuk lebih sering berkedip dan perbanyak minum air putih. Tujuannya adalah untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi dan tetap lembab.

3. Mensetting layar terlalu cerah

Banyak orang yang lebih suka jika layar hp-nya atau monitornya terlihat sangat cerah. Karena layar yang cerah akan lebih jelas dalam menampilkan gambar.

Tapi sayangnya, layar ponsel ataupun layar komputer yang terlalu cerah bisa meningkatkan risiko mata kering. Dan meningkatkan beberapa risiko lainnya. Termasuk, gangguan tidur, stres mata, ketegangan otot mata, dan bisa juga meningkatkan risiko kerusakan retina mata.

Insto Dry Eyes: Cara Ampuh Mengatasi Mata Kering


Dulu, waktu saya mengalami mata kering, saya biasanya akan beristirahat total untuk mengistirahatkan mata. Tapi, baru-baru ini saya menemukan salah satu obat tetes mata yang manjur untuk mengatasi gejala mata kering.

Obat mata kering yang saya maksud ini adalah Insto Dry Eyes. Obat ini memang secara khusus setelah diformulasikan untuk mengatasi berbagai gejala mata kering.

Kelebihan #InstoDryEyes sendiri terletak pada kandungannya. Pada tiap mililiter-nya mengandung hydroxypropyl methylcellulose 3.0 mg serta benzalkonium chloride 0,1 mg.

Bagi saya, obat mata Insto Dry Eyes ini adalah #SolusiMataKering yang sangat efektif untuk mengatasi berbagai gejala mata kering, seperti mata sepet dan mata pegel.

Jadi, kapanpun kalian mengalami gejala mata kering seperti yang saya sebutkan di atas, langsung aja beli Insto Dry Eyes di toko obat atau di apotik. Atau, kalau toko obat terlalu jauh, kalian bisa cari minimarket terdekat.

Obat mata kering Insto Dry Eyes yang saya miliki di rumah juga saya beli di Alfamart dengan harga sekitar Rp17.500. Menurut saya, harganya masih relatif terjangkau dan sebanding dengan manfaatnya.

Untuk jaga-jaga, nggak ada salahnya kalau kalian menyediakan Insto Dry Eyes di kotak P3K. Karena berdasarkan pengalaman saya pribadi, meski kita sudah tahu kalau harus berkedip untuk mencegah agar mata tidak kering saat menatap layar, tapi tetap saja, saat kita lagi asyik nonton atau main game atau saat asyik menikmati konten-konten di hp atau di komputer, kita masih suka lupa berkedip.

Nah, kalau kalian sering melihat layar hp atau komputer sebelum tidur, suka main game di tempat yang minim cahaya, atau sering movie marathon, kalian wajib punya Insto Dry Eyes di rumah. Terlebih, kalau pekerjaan kalian memang mengharuskan kalian untuk menatap layar seperti saya.

Cara Menggunakan Insto Dry Eyes

Cara mengobati gejala mata kering menggunakan Insto Dry Eyes sangat mudah. Adapun cara pakainya adalah, dengan meneteskan 1 atau 2 tetes obat mata kering ini ke setiap mata sebanyak 3 kali sehari, atau sesuai dengan anjuran dokter.

Sedangkan bagi kalian yang pakai lensa kontak. Obat ini bisa kalian aplikasikan 15 menit sebelum menggunakan lensa kontak.

Saat meneteskan obat ke mata, hindari jangan sampai ujung tetes mata mengalami kontak langsung dengan kulit ataupun bulu mata. Tujuannya adalah untuk mencegah agar obat tetes mata ini tidak terkontaminasi bakteri atau jamur atau virus.

Kalau gejala mata kering yang kalian alami sudah reda, sebaiknya hentikan penggunaan obat tetes mata ini.

Obat yang sudah dibuka sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan bersih dengan suhu ruangan. Serta, sebaiknya tidak digunakan jika sudah dibuka lebih dari 1 bulan.

Penutup

Sebagai generasi digital, kita sudah barang tentu akan selalu menggunakan smartphone dan berbagai macam perangkat digital lainnya, termasuk komputer atau laptop dalam berbagai aktivitas kita sehari-hari.

Tapi asyik bekerja dan menikmati berbagai konten di perangkat digital kerap membuat kita lupa berkedip hingga menyebabkan mata jadi kering. Meskipun kita sudah tahu bahwa kita harus berkedip (maksimal) setiap 20 menit sekali, tapi anjuran ini kerap kali terlupakan.

Karena itu, untuk mencegah bahaya mata kering, dan agar sindrom mata kering nggak bikin drama, sebaiknya selalu sediakan Insto Dry Eyes di rumah, di kantor, di tas, atau di kendaraan. Karena obat mata kering ini cukup ampuh dalam membantu mengatasi gejala mata kering.

Selain itu, cobalah untuk terus berlatih membiasakan diri: berkedip setiap 15 atau 20 menit sekali ketika menatap layar; hindari melihat layar di tempat-tempat yang gelap; perbanyak minum air putih; serta konsumsi makanan yang banyak mengandung asam lemak omega 3 dan vitamin A karena sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Sumber:

  1. https://www.alodokter.com/mata-kering 
  2. https://www.warbyparker.com/learn/computer-vision-syndrome
  3. https://www.webmd.com/eye-health/dry-eye-screen-use
  4. https://jec.co.id/id/service/dry-eye
  5. https://www.klikdokter.com/info-sehat/mata/cara-mudah-mengatasi-mata-kering

Monday, 16 October 2023

OREO Wafer Jadi Penyemangat Belajar Anak

Menjadi seorang ibu adalah salah satu impian saya sejak sebelum menikah. Pekerjaan sebagai seorang baby sitter membuat saya sangat menyukai anak-anak. Karena itulah, sejak saat itu, saya berjanji kepada diri sendiri untuk menjadi seorang ibu yang menyenangkan bagi anak-anak saya termasuk dalam hal belajar.

Dan... sampai sekarang, saya masih belum menemukan formula paling tepat untuk membuat anak-anak mau belajar tanpa diperintah.

Hampir setiap hari, saya mengajak mereka untuk mengaji, membaca, menulis, atau sekedar melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa mengasah keterampilan dan memancing kreativitas mereka.

Lelah? Nggak juga sih. Saya hanya ingin melihat anak-anak menyadari bahwa belajar itu merupakan “kebutuhan” bukan “kewajiban.”

Di rumah, kami sebenarnya sudah punya jam belajar. Mulai dari ba’da Maghrib untuk mengaji Al-Quran dan hafalan. Kemudian ba’da Isya untuk membaca, menulis, dll.

Tapi, setiap pulang sholat Magrib dari musholla, anak-anak seolah-olah lupa kalau itu adalah waktu buat mereka untuk mengaji. Entah lah, apakah mereka lupa atau memang pura-pura lupa? hehehe…

Jadi, alih-alih langsung pulang, mereka lebih sering “nyantol” di samping mushola atau di samping rumah tetangga buat main-main sama teman-temannya. 

Kalo dilihat dari gelagatnya sih, anak-anak saya memang lebih suka bermain daripada belajar. Apakah anak-anak lain juga seperti itu? Mungkin saja…

Soalnya kalau ngaca sama diri sendiri. Waktu saya kecil dulu, saya juga lebih memilih buat main daripada belajar. Bahkan, meski hukuman menanti, saya tetap enggan melewatkan keseruan bermain sama teman-teman.

Pengalaman masa kecil saya dulu inilah yang membuat saya tetap sabar menghadapi berbagai tingkah laku anak. Tapi tetap, saya berprinsip, anak-anak butuh sedikit dorongan (paksaan) agar mereka mau meluangkan sedikit waktu buat belajar.

Sebab, walau bagaimanapun, masa kecil adalah masa terbaik bagi mereka untuk belajar dimana memori otak mereka masih sangat kuat. Hanya saja, metode yang kita terapkan kadang kurang disukai anak, sehingga mereka merasa enggan untuk melakukannya.

Karena itu, sampai sekarang saya masih mencari-cari formula yang tepat untuk membuat anak-anak merasa senang belajar.

OREO Wafer Jadi Penyemangat Belajar Anak

Untuk memancing minat belajar anak, saya selalu mencoba berbagai cara. Mulai dari,

1. Menemani mereka. Karena bagi saya, menemani anak-anak belajar itu punya segudang manfaat. Misalnya,

    • Belajar bersama membuat suasana jadi lebih hangat
    • Ada kesan yang tak terlupakan saat kita sebagai orang tua menemani anak belajar
    • Menguatkan ikatan antar anggota keluarga
    • Menemani anak saat belajar juga bermanfaat untuk memberikan dukungan emosional yang sangat sangat mereka butuhkan. Dukungan ini dapat membantu anak merasa lebih percaya diri, aman, dan nyaman saat belajar
    • Membantu mereka agar tetap termotivasi
    • Ini adalah waktu yang baik untuk berinteraksi dan berbicara dengan anak-anak tentang apa yang mereka pelajari
    • Saat menemani anak belajar adalah kesempatan kita (orang tua) untuk memantau kemajuan akademik dan perkembangan anak, sehingga bisa segera mengatasi masalah jika ada
    • Dan, tentu masih banyak manfaat lainnya

2. Memberi mereka hadiah sederhana jika belajar tanpa diminta
3. Menyediakan cemilan kesukaan anak

Khusus untuk cemilan, saya selalu berusaha memberikan anak cemilan yang mengandung nutrisi seperti buah-buahan. Tujuan saya adalah, agar anak-anak tidak hanya merasakan enaknya makanan dan bikin mereka merasa kenyang, tapi juga mendapatkan manfaat tambahan bagi kesehatannya.

Untuk cemilan, selain buah saya biasanya akan memilih cemilan yang diproduksi dengan bahan-bahan pilihan dan bisa membangkitkan semangat serta keceriaan seperti OREO Wafer.

Mungkin banyak diantara teman-teman yang belum tahu kalau, OREO yang dimiliki oleh Mondelez, nggak cuma memproduksi biskuit OREO saja lho. Sekarang mereka juga punya produk bernama “OREO Wafer.”

Kalau saya beritahu anak bahwa cemilan untuk belajar nanti adalah OREO Wafer, dijamin anak-anak akan langsung pulang ke rumah selepas sholat Magrhib, dan belajar tanpa diminta.

Jadi, buat Ayah-Bunda yang masih merasa kesulitan mengajak anak-anak buat disiplin belajar, menyajikan cemilan favorit anak mungkin bisa menjadi salah satu metode yang bisa dicoba.

Petualangan OREO Wafer & Film Petualangan Sherina 2

Menurut saya, rasa OREO Wafer itu seperti gabungan antara citarasa biskuit OREO yang khas dengan lapisan wafer yang renyah diantara krim vanila yang lembut.

Dengan karakteristik tekstural yang unik ini saya merasa OREO Wafer mampu memberikan pengalaman kuliner yang menggugah selera. Terutama bagi kita-kita yang menggemari OREO dan juga wafer.

Kalau saya pikir-pikir, mungkin itulah sebabnya mengapa OREO Wafer bisa menjadi salah satu cemilan favorit keluarga kami.

Saya sendiri sebenarnya baru tahu kalau OREO punya produk OREO Wafer. Tahunya juga gara-gara film Petualangan Sherina 2.

Ceritanya gini…

OREO Wafer ini berkolaborasi dengan film Petualangan Sherina 2 untuk mengajak keluarga Indonesia menciptakan momen yang penuh keseruan dengan bertualang bersama.

Dari Press Conference Petualangan OREO Wafer, saya juga dapat info kalau kita bisa berpartisipasi dalam “Petualangan OREO Wafer” kalau mau dapat berbagai hadiah menarik.

Buat kalian yang pengen merasakan pengalaman seru dan pengen dapat hadiah menarik dari OREO Wafer, jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti tantangan seru "Petualangan OREO Wafer"!

Buat kalian yang tertarik untuk ikutan Petualangan OREO Wafer ini, mekanismenya gampang dan cukup sederhana. Jadi, kalian hanya perlu berburu varian produk OREO Wafer di toko-toko dekat rumah. Trus, kirim foto OREO Wafer yang kalian beli ke nomor WhatsApp 0812-6888-1259. Atau, kalau mau gampang, langsung aja scan (pindai) kode QR yang ada di kemasan OREO Wafer untuk ditukar dengan nomor undian.

Jadi, semakin banyak foto OREO Wafer yang kita kirim, maka kesempatan menang pun akan semakin besar.

Jangan khawatir! kesempatan mengikuti challenge Petualangan OREO Wafer ini waktunya masih cukup panjang karena berlangsung mulai tanggal 1 September lahir pada tanggal 31 Oktober 2023.

Buat kalian yang mengikuti challenge Petualangan OREO Wafer dan menang, kalian bisa mendapatkan hadiah-hadiah menarik seperti iPhone 14, Nintendo Switch, merchandise eksklusif OREO Wafer X Petualangan Sherina 2, serta hadiah utama berupa tiket Meet & Greet bersama Sherina dan Derby Romero (Sadam). Seru kan!?

Informasi lengkap tentang mekanisme kompetisi serta syarat dan ketentuannya bisa kalian cek di https://www.instagram.com/p/CxISQpsr8Dh/.

Ayo guys! segera bergabung dan siapkan diri kalian untuk mengikuti #PetualanganOreoWafer.

Saat Press Conference, Senior Marketing Manager di Mondelez Indonesia, Dian Ramadianti, mengungkapkan bahwa, "OREO Wafer berharap, kerjasama dengan film Petualangan Sherina 2 ini mampu menjadi inspirasi bagi keluarga-keluarga di Indonesia, mendorong mereka untuk selalu menciptakan keseruan dan lebih banyak momen petualangan bersama, dengan harapan membawa kebahagiaan dan memperkuat kedekatan di antara anggota keluarga."

Dan, nggak lupa, Sherina Munaf yang jadi pemeran utama film Petualangan Sherina 2 juga mengatakan bahwa, “Perpisahan bisa menciptakan perasaan asing, tapi melalui momen keseruan dan petualangan bersama, Sherina dan Sadam akhirnya bisa membangun kembali kedekatan mereka. Ini mencerminkan semangat OREO Wafer, yang selalu menciptakan keseruan dan petualangan yang mampu mendekatkan kembali hubungan, bahkan setelah lama tidak bertemu.”

Penutup

Membangun keceriaan dalam keluarga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, dengan menciptakan momen-momen berharga seperti menemani anak belajar, atau bisa juga dengan berpetualangan bersama, misalnya, dengan mengikuti Petualangan OREO Wafer.