Saturday, 14 October 2023

Isu Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Dibalik Panasnya Cuaca di Indonesia

“Dek kok panas banget ya cuacanya? Nggak kayak biasanya.” Kata suami saya beberapa hari yang lalu.

“Padahal ini masih jam 10 pagi lho.” Sambungannya.

“Iya, aku juga ngerasa gerah banget. Padahal, semua jendela sama pintu sudah ta buka semua kok!” Timpal saya mengiyakan.

Ya, setelah beberapa bulan lalu merasakan cuaca dingin yang sangat ekstrem, satu bulan belakangan ini cuacanya terasa sangat panas melebihi cuaca panas yang pernah saya rasakan di tahun-tahun sebelumnya.

Ya, peningkatan suhu ini sangat terasa hingga membuat orang di berbagai wilayah di Indonesia mengeluhkan hal yang sama.

Lalu apa yang menyebabkan cuaca di Indonesia begitu panas saat ini?

Tuesday, 16 May 2023

Wisata "Hutan Pinus" Wonosalam yang Unik

"Wonosalam adalah sebuah Kecamatan di kaki Bukit Anjasmoro yang sejak lama dikenal sebagai penghasil durian terbesar di Jawa Timur. Tetapi, selain legitnya rasa durian endemik. Wonosalam, kini makin ramai dikunjungi karena menjamurnya tempat-tempat wisata bernuansa alam. Salah satunya adalah Wana Wisata Bukit Pinus yang Unik."

Wonosalam? Saya yakin kamu akan mengernyitkan dahi saat mendengar nama tanah kelahiran saya ini. Entah karena tidak tahu di mana persisnya letak Wonosalam berada, atau mungkin karena namanya yang terdengar sedikit agamis.

Nama Wonosalam memang tidak sepopuler kota-kota besar di Jawa Timur (Jatim) semisal Surabaya atau Malang. Tapi, bagi warga Jatim, khususnya warga Kabupaten Jombang, Wonosalam adalah nama yang tentu tidak asing di telinga mereka.

Durian Lokal Wonosalam Jombang
Durian Lokal Wonosalam Jombang (Image by Jatimnow)

Popularitas nama Wonosalam memang tidak lepas dari durian yang menjadi salah satu komoditi utama di daerah ini.

Tapi belakangan, nama Wonosalam kian santer disebut-sebut, bukan hanya karena faktor durian belaka, tapi juga karena indahnya pemandangan alam serta menjamurnya objek wisata.

Monday, 12 September 2022

Manfaat Lingkungan Bersih untuk Menunjang Produktivitas

Menjaga lingkungan agar tetap bersih adalah salah satu kegiatan yang sebenarnya tidak memerlukan usaha lebih. Apalagi jika kita adalah orang yang selalu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Tentu hal ini sangat mudah dilakukan.

Namun bagi sebagian orang, menjaga kebersihan ini merupakan sesuatu yang sulit. Membutuhkan usaha yang ekstra untuk mewujudkannya. Apalagi jika tidak ada kerjasama antar keluarga untuk menjaga rumah tetap bersih, tentu hal ini akan menjadi masalah tersendiri.



Padahal, lingkungan yang bersih memiliki peran besar untuk menunjang produktifitas kita.

Saya sendiri sering mengalami hal ini, jika saya sudah mulai membersihkan rumah sejak bangun tidur pagi sebelum subuh, mood saya akan sangat baik dan produktivitas kerja saya meningkat.

Akan ada banyak makanan di dapur, deadline menulis yang terselesaikan dengan baik, hingga suasana hati yang bahagia. 

Namun ketika rasa malas untuk membersihkan rumah lebih awal menghampiri, waktu saya terasa sangat sempit karena seluruh isi rumah berantakan. Dan tentu saja, mood saya akan buruk sepanjang hari.

Belajar mengatur waktu dan kerjasama untuk menjaga kebersihan lingkungan

Lalu bagaimana sih membagi waktu atau menyiapkan peralatan agar rumah tetap bersih dan anggota keluarga pun ikut peduli dengan kebersihan lingkungan tersebut.

Pertama, berkegiatan lebih awal

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, melakukan kegiatan lebih awal akan membuat produktivitas meningkat. Jika kita sudah bagun pagi segeralah mebersihkan rumah, salah satunya adalah area dapur.

Biasanya, ada sisa-sisa piring semalam yang belum dibersihkan karena malas. Segeralah mencuci piring kemudian lanjutkan dengan memasak. Setelah itu, jangan tinggalkan piring kotor setelah aktivitas memasak selesai.

Hal ini akan membuat kita semakin malas mengerjakannya jika ditunda-tunda. 

Bersihkan rumah setelah anak-anak berangkat ke sekolah

Memilih waktu yang tepat untuk membersihkan rumah yaitu saat anak-anak berangkat ke sekolah adalah pilihan yang tepat. Pasalnya, kita bisa fokus membersihkan tanpa harus ribut dengan anak yang berlarian kesana-kemari.

Dengan begitu pekerjaan akan cepat selesai dengan hasil yang sempurna.

Sediakan alat kebersihan lengkap di teras rumah

Untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk menunjang produktivitas, membersihkan halaman depan adalah salah satu hal yang harus dikerjakan. Sediakan alat kebersihan yang lengkap seperti sapu dan serokan khusus untuk halaman depan. Bunda juga bisa meminta suami untuk membantu saat pulang dari mengantar anak kesekolah.

Konsisten 

Menjaga kebersihan rumah bisa terwujud dari kerjasama antar keluarga yang dilakukan secara konsisten. Mungin bunda merasa kesulitan untuk mengajari anak agar bisa menjaga kebersihan. Karena dari anak-anak yang belum mengerti manfaat kebersihan, mereka selalu membuat rumah jadi berantakan dan kotor. 

Berikut adalah beberapa tips untuk mengajarkan kebersihan kepada anak agar rumah terlihat rapi dan jauh dari kuman penyakit.

  • Ajarkan anak untuk menaruk baju mereka di gantungan yang disediakan.
  • Ajarkan pula untuk membuang sampah pada tempatnya
  • Ajak anak untuk merapikan mainan setelah selesai bermain, jangan ditunda meskipun alasannya karena nanti akan bermain kembali
  • Ajarkan anak-anak untuk menaruk piring/ perkakas bekas makan mereka di dapur
  • Jangan lupa juga untuk mengajarkan mereka agar mencuci kaki dan tangan setelah bermain. Karena biasanya, anak-anak bermain pasir dan tanah di luar sana yang membuat rumah jadi kotor.

Kesimpulan

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, tentu kita membutuhkan konsistensi semua anggota keluarga untuk taat aturan. Dengan begitu, produktivitas akan meningkat serta rumah menjadi bersih dan anak-anak juga lebih sehat dan bahagia.

Selain menunjang produktivitas, manfaat lingkungan bersih juga bisa membuat anak-anak tumbuh dengan lebih baik. Kalau bunda, langkah apa yang biasanya dilakukan untuk menjaga kebersihan rumah untuk menunjang produktivitas?