Saturday 15 July 2023

Alasan Pembuatan Pagar untuk Rumah Minimalis dan Pilihan Bahannya

Saat ini desain rumah minimalis memang tengah digandrungi, mengingat ruang hunian yang semakin sempit. Desain rumah ini sangat diminati, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki lahan terbatas namun menjadi tujuan banyak orang. Tak hanya itu, rumah minimalis juga menjadi pilihan tepat pasangan pekerja agar tidak memakan waktu saat merawat rumah.

Rumah minimalis identik dengan penggunaan cahaya alam sebagai sumber cahaya ruangan sehingga membutuhkan ruang bukaan kaca. Kondisi ini membuat penghuninya membutuhkan pagar agar privasi di dalam rumah tetap terjaga. Namun sebelum memilihnya, Anda perlu memilih pagar yang tepat, misalnya model pagar besi unik agar tidak mengurangi konsep minimalis.

Selain itu, Anda juga dapat memilih berbagai model dengan bahan lain yang akan cocok untuk melengkapi rumah minimalis Anda. Simak ulasan berikut untuk mengetahui hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membuat pagar sekaligus pilihan bahannya.

Alasan yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat pagar

Ada beberapa alasan yang penting diperhatikan sebelum membuat pagar pada rumah minimalis. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  1. Tujuan pembuatan pagar

Pagar rumah memiliki banyak fungsi bagi pemiliknya mulai dari kepentingan keamanan hingga untuk menjaga privasi. Penggunaan pagar ini tidak dibatasi untuk rumah tertentu karena setiap orang memiliki hak untuk membuat pagar dengan cara yang benar.

Tujuan pembuatan pagar pada rumah minimalis biasanya untuk menjaga privasi karena desain rumah ini identik dengan banyaknya bukaan kaca. Sementara bahan yang digunakan biasanya berupa besi, logam, atau kayu yang sangat cocok untuk melengkapi estetika rumah minimalis.

  1. Faktor Pemeliharaan dan Iklim

Pikirkan bahwa Anda akan tinggal dalam jangka waktu lama di rumah yang sedang Anda bangun sekarang. Selanjutnya tentu Anda akan bertanggung jawab pada pemeliharaannya agar dapat menghuni rumah dengan nyaman.

Faktor pemeliharaan penting untuk menjadi pertimbangan agar Anda tidak terlalu repot di kemudian hari. Hal ini berhubungan dengan material yang akan digunakan misalnya kawat, alumunium, dan vinil yang tidak begitu membutuhkan perawatan. 

Berbeda dengan pagar dari bahan kayu yang perlu banyak perawatan terutama jika terlalu sering terkena air hujan. Dengan demikian, material kayu untuk pagar rumah kurang efektif jika digunakan di daerah yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi.

Bahan pagar untuk rumah minimalis

  • Kayu

Penggunaan kayu untuk material pagar sebenarnya tidak selalu perlu dihindari karena tetap dapat digunakan pada daerah dengan iklim kering. Anda dapat mempertimbangkan penggunaannya karena pagar kayu yang dirawat dengan baik akan memberikan tampilan yang alami dengan kesan elegan.

Namun perlu diingat bahwa perawatan ini tidak hanya sekadar tampilan luarnya saja, misalnya jika ingin diwarnai. Tetapi Anda juga perlu memperhatikan kondisi kayu agar terhindar dari rayap dan jamur dengan memberinya treatment khusus.

  • Baja

Beberapa orang mempertimbangkan penggunaan bahan baja karena perlu merogoh kantong lebih dalam mengingat harganya yang cukup tinggi. Namun itu sebanding dengan kualitas yang akan Anda dapatkan saat sudah memasangnya sebagai pintu gerbang rumah Anda.

Baja juga dapat dibentuk untuk membuat desain dan aksen yang unik sesuai selera dan tema rumah Anda. Perawatannya pun cukup mudah, Anda hanya perlu mengolesi cat sesuai pallet rumah Anda untuk perlindungan tambahan terhadap korosi.

  • Vinil

Pagar dengan material vinil memang digadang-gadang bagi orang-orang yang menginginkan tingkat privasi yang tinggi. Ketebalannya juga bervariasi dan bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang Anda miliki.

Tampilannya juga cukup estetik karena sekilas memiliki kesan seperti kayu sehingga mampu memberikan nuansa alami. Mungkin Anda perlu membayar harga lebih mahal di awal daripada kayu, tetapi jangan khawatir karena vinil tidak butuh banyak perawatan.

  • Aluminium

Penggunaan aluminium untuk pagar memang cukup populer karena bahannya yang ringan dan tidak mudah berkarat. Material ini dianggap sangat tangguh untuk menghadapi berbagai iklim termasuk jika saat terjadi cuaca ekstrim.

Sebagian orang bahkan memilih pagar aluminium sebagai pagar di sekitar kolam renang karena ketahanannya ini. Hanya saja, aluminium lebih mudah penyok atau bengkok karena sangat ringan sehingga sebisa mungkin harus dihindarkan dari benturan.

  • Logam

Logam menjadi pilihan karena kesannya yang elegan dan sangat cocok jika dipadukan pada konsep rumah yang minimalis. Namun Anda mungkin perlu pertimbangan yang mendalam sebab harga yang harus dibayar untuk material ini cukup tinggi. Anda juga harus memberikan perawatan yang tepat agar pagar logam dapat terhindar dari serangan karat.

Salah satunya adalah BRC atau British Reinforced Concrete yang terbuat dari logam dengan diameter 5-8 milimeter. Pagar ini sangat kuat, aman, dan pemasangannya juga mudah bahkan bisa dibongkar pasang tanpa merusak kondisinya. Bahan ini juga telah dilapisi oleh elektroplating dan galvanis yang tahan terhadap karat lebih dari 10 tahun.

  • Besi

Pagar besi selalu cocok untuk segala jenis tema rumah, termasuk untuk rumah dengan desain minimalis seperti yang Anda miliki. Banyaknya model dan warna pagar besi membuatnya cocok untuk memenuhi banyak selera pembeli. Anda dapat memberikan finishing tembaga atau mengombinasikannya dengan membentuk berbagai pola unik menggunakan pemotong laser.

Demikian ulasan mengenai alasan mengapa Anda perlu memasang pagar untuk rumah minimalis dengan berbagai material sesuai selera. Kini Anda dapat memenuhi kebutuhan bahan pembuatan pagar hanya dengan membelinya secara online melalui BukaBangunan dengan harga dan kualitas terbaik.

Previous Post
Next Post

post written by:

Seorang ibu yang senang menulis tentang motivasi diri, parenting dan juga tentang kehidupan sehari-hari di Jombloku. Semoga blog ini bisa membawa manfaat buat kita semua.

0 comments: