Wednesday, 1 February 2017

Hamil? Siap-siap Dihujani Bully & Mitos Kehamilan dari Banyak Kalangan

Kehamilan saya yang kedua ini memang special. Banyak orang yang saya beritahu dan mereka mengeluarkan banyak sekali komentar-komentar yang kadang membuat saya tertawa. Memberitahu mereka, bukan berarti saya tidak tahu bahwa akan ada banyak sekali komentar-komentar miring yang bisa saja membuat Saya stres, saya tahu betul itu. Dari yang berkomentar biasa saja di depan saya sampai mereka yang entah ngomongin apa saja di belakang saya.



Tapi justru di sanalah sebenarnya peristiwa hamil ini menjadi salah satu peristiwa yang sangat istimewa. Dari mereka saya banyak belajar berbagai hal. Mulai dari tidak meyakini mitos-mitos yang tidak bisa dipikirkan dengan nalar sampai dengan ekspresi mereka yang luar biasa tentang kehamilan.



Bernafsu


Komentar ini justru sangat membuat saya geli. Orang-orang pasti mengira rumah tangga yang memiliki banyak anak Pasti sangat bernafsu dengan hubungan suami istri. Padahal, mereka yang tidak memiliki banyak anak juga nampaknya akan sama jika sudah dibandingkan dengan hubungan suami istri ini. Bedanya adalah, yang memiliki banyak anak memang sengaja tidak melakukan program KB yang diberikan oleh pemerintah atau mereka yang secara tidak sengaja kebablasan hamil. Yang bikin lucu, sekarang siapa sih yang nggak suka dengan hubungan suami istri ketika mereka sudah menikah? Bahkan saya mengira mereka sangat mengingkari kesenangan yang mereka lakukan akan hubungan suami istri. Selama bukan perbuatan dosa ya gak usah diingkari, juga gak boleh diceritakan tentunya yaa...

Dan tuduhan mereka tentang bernafsu, ah..  bukannya itu tuduhan yang aneh? Orang dewasa sudah sangat tau bagaimana prosesnya :D.

Kemruyuk 


Tau kemruyuk?  ya itu bahasa jawa atau istilah jawa yang mendeskripsikan kata banyak. Ya pokoknya intinya itu anaknya banyak dan jaraknya gak jauh-jauh, misalnya 2 tahun sekali melahirkan. Bahkan bibik saya kemaren bilang, 

"Awakmu iki metang-meteng ae..."

Ya ngakak donk saya, kayak kucing aja istilah yang dipake sama dia. metang-meteng berarti bentar-bentar hamil gitu lah :D. But I don't care! This is my life ;). 

Sedangkan beberapa mitos yang populer di kalangan masyarakat jawa, lebih tepatnya sih yang sudah saya dengar selama kehamilan kurang lebih berumur 4 minggu ini.

Anak jadi Kisut


Ini mitos kehamilan yang beneran bikin saya gak brenti bahas dengan Mas Joo. Karena saya suka sekali sama terong dan bahkan beberapa hari ini saya masak menu terong. Kata tetangga saya, terlalu banyak makan terong saat hamil akan bikin anak jadi kisut. Kisut disini bayinya bakal keliatan kayak terong yang udah gak seger lagi. kisut itu gak berlemak. Padahal intinya bayi yang gak punya lemak memang kisut, itu sih logika yang saya simpulkan :D.

Jangan Pindah rumah saat hamil


Nah yang ini juga saya gak tau kenapa. Ada hubungannya dengan kontrakan yang bentar lagi habis masanya dan kami berencana untuk pindah dari rumah ini ke kontrakan baru. Ya.. mereka cuma bilang aja jangan pindah saat hamil, pas saya tanya apa alasannya, mereka juga gak bisa jawab. Jadi.. gak ada dasarnya, gak ada dalilnya juga. Kalau cuma ikut-ikutan dan denger-denger ya ngapain diyakini. Meyakini hal-hal yang gak ada manfaatnya terlebih mengarah ke mudhorot ya merugikan buat kita kan. Allah itu bersama prasangka hambanya, bukan?

Kesimpulan


Dari kejadian-kejadian ini, saya menarik dan mengambil sebuah hikmah, bahwa tidak semua hal yang ga ada dasarnya kita yakini begitu saja dengan mudahnya. Memperhatikan dan membaca lebih banyak untuk tau apakah makanan tertentu berbahaya untuk kehamilan atau tidak jauh lebih baik dari pada mendengarkan mitos seputar kehamilan yang tidak masuk akal. Menghormati dan mendengarkan mereka boleh, tapi jika ikut-ikutan meyakini sedangkan kita tahu kebenarannya, semoga saja tidak ya..

No comments:

Post a Comment