Tuesday, 25 February 2020

Tips agar Anak Tidak Mudah Kena Alergi
Apa itu penyakit alergi? Apa penyebabnya? Bagaimana cara mencegahnya? Apakah alergi bisa diobati? Berbagai pertanyaan tersebut kerap kali muncul di mana kita. Terutama apabila diri kita sendiri atau anggota keluarga ada yang mengidap alergi.

Alergi Anak
Alergi pada Anak

Jadi, apa yang dimaksud dengan alergi? Alergi adalah reaksi tubuh kita terhadap zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya tetapi dianggap berbahaya oleh tubuh. Karena dianggap berbahaya, maka zat asing tersebut akan dilawan oleh tubuh dengan menggunakan antibodi.

Apabila tubuh bersinggungan dengan alergen atau penyebab alergi seperti serbuk sari, sumber protein (contohnya seafood, kacang, atau telur), racun lebah, bulu hewan, debu, hingga udara dingin, maka tubuh akan bereaksi dengan membuat kulit meradang, menyebabkan sinus atau meler (pilek dan bersin), hingga menimbulkan reaksi secara berlebihan pada sistem pencernaan.

Tingkat keparahan alergi sangat bervariasi pada setiap individu. Berkisar dari ringan hingga anafilaksis (berbahaya). Tingkat berbahaya yang dimaksud adalah, bahaya hingga menyebabkan keadaan darurat yang berpotensi mengancam jiwa.

Sebagian besar alergi tidak dapat disembuhkan, akan tetapi dengan melakukan perawatan tertentu, hal tersebut dapat membantu meringankan gejala alergi.

Pengalaman dengan alergi Orang tua saya (Ayah mertua) memiliki alergi terhadap seafood seperti udang hingga kepiting. Namun belakangan, alergi tersebut tidak lagi muncul. Akan tetapi, di dalam keluarga, adik (ipar) saya yang nomor 3 ternyata juga memiliki alergi yang sama dengan ayah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa alergi sebenarnya bisa diturunkan secara genetik.

Hanya saja, kadang-kadang alergi tersebut tidak muncul begitu saja sejak anak lahir. Meskipun ada juga yang muncul sejak usia dini (balita).

Alergi, dapat muncul karena dipicu oleh berbagai hal, terutama makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Seperti yang terjadi pada anak saya.

Saturday, 15 February 2020

 Mengenal Jenis-jenis Truk Sebagai Armada Bisnis Agar Tidak Salah Pilih
Truk merupakan armada transportasi yang digunakan untuk menunjang kebutuhan bisnis, biasanya memang dipakai dalam mengangkut muatan-muatan besar. Bahkan banyak sekali brand-brand yang mengeluarkan produk kendaraan tersebut di Indonesia, layaknya yang sudah melegenda yaitu Mitsubishi. Anda bahkan bisa dengan mudah menjumpai distributor resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia dari berbagai perusahaan, namun tetap sebaiknya pilih yang sudah terpercaya layaknya PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.



Bagi Anda yang ingin membeli truk untuk kendaraan bisnis ini, maka sebelumnya juga patut mengetahui jenis-jenisnya terlebih dahulu sehingga tidak salah pilih, diantaranya adalah:


1. Truk pick up, ini adalah truk yang ukurannya paling kecil dan hanya memiliki 2 buah sumbu, biasanya dipakai sebagai sarana ngkut untuk barang-barang yang tidak terlalu berat. memungkinkan untuk mengangkut barang dengan berat maksimal yaitu 1,5 ton.

2. Truk cold diesel engkel, model yang satu ini memiliki 2 buah sumbu yang ditunjang dnegan 4 buah roda, mirip seperti pick up. Hanya saja jika dilihat dari segi kapasitas muatan yang dapat diangkut oleh truk cild diesel engkel ini sendiri berbeda, karena memang jauh lebih berat dibandingkan dengan pick up.

Monday, 3 February 2020

Tips Memilih Sepatu untuk Wanita Hamil
Menjalani masa kehamilan adalah salah satu moment yang diimpikan oleh semua wanita. Dari pengalaman saya 2 kali mengandung, ada banyak hal yang harus saya jaga. Dari makanan, perasaan sampai pakaian dan aksesorisnya termasuk juga dalam hal memilih sepatu. Seperti yang kita tahu, sepatu adalah salah satu benda yang gak bisa lepas dari kita jika bepergian ataupun keluar rumah. Namun, bagi ibu hamil, memakai sepatu haruslah sesuai dengan masa kehamilan yang sedang dijalani.



Sepatu wanita sangat banyak sekali modelnya, namun tidak semua model sepatu bisa dipakai oleh wanita hamil. Berikut adalah beberapa tips memilih sepatu untuk wanita hamil yang mungkin belum bunda ketahui.

Tidak Licin

Alas kaki atau sepatu yang memiliki antiselip akan jauh lebih aman dibandingkan sepatu biasa tanpa antiselip. Hal ini mampu menjaga ibu hamil tetap aman dan terhindar dari hal hal yang membahayakan ibu hamil seperti terpeleset dan sebagainya.

Menyesuaikan dengan usia kehamilan

Setiap usia kehamilan bertambah, biasanya ibu hamil mengalami perubahan pada kakinya. Dan kebanyakan ibu hamil mengalami bengkak kaki saat memasuki usia kehamilan trismester ke 3. Jadi, memilih sepatu yang longgar dan mengutamakan kenyamanan kaki adalah hal yang harus diutamakan.