Friday, 12 January 2018

Kulit Kering dan Penuaan Dini adalah Dampak Polusi Udara, Benarkah?

Kamu pasti sudah sering dengar kalau polusi udara sering disebut-sebut sebagai bahaya yang paling mengancam di bumi ini. Mulai dari pencemaran lingkungan, kepunahan hewan, bahkan dikait-kaitkan juga dengan kesehatan pernapasan, serta ada juga yang mengatakan bahwa kulit yang kering dan cepat tua adalah Dampak dari polusi udara. Benarkah demikian?



Dampak polusi udara sebenarnya tidak hanya itu. Masih ada dampak-dampak lainnya yang perlu kita tahu dan antisipasi. Tapi sebelum itu, alangkah bijaknya kita jika kita mengetahui terlebih dahulu apa sih yang dimaksud dengan polusi udara? Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah preventif untuk mengurangi polusi udara sekaligus menghindarkan diri dari polusi udara.


Apa itu polusi?


Polusi udara yang sering kita dengar baik di sekolah, di perguruan tinggi, dari berita, dan bahkan tidak jarang juga dibahas di warung kopi adalah pencemaran yang terjadi ketika polutan mencemari lingkungan alam. Akibatnya, hal tersebut bisa mempengaruhi lingkungan maupun manusia serta hewan. Baik dari sisi kesehatan maupun gaya hidup.


Polusi menyebabkan gangguan ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Dengan adanya modernisasi dan pembangunan di segala lini dalam kehidupan kita, membuat polusi mencapai puncaknya, yang pada akhirnya menyebabkan pemanasan global dan berbagai penyakit pada manusia.

Pencemaran terjadi dalam berbagai bentuk mulai dari pencemaran udara, air, tanah, suara (kebisingan), pencemaran panas atau thermal, cahaya, hingga radioaktif. Setiap bentuk pencemaran bersumber dari dua hal yaitu: utama dan sumber-sumber non-utama.

Sumber utama yang disebut point source dalam bahasa asing sangat mudah diidentifikasi, mudah dipantau, dan mudah dikontrol. Sedangkan sumber-sumber non utama atau non-point biasanya sangat sulit untuk dikontrol dan diantisipasi.

Tapi di sini kita tidak akan berbicara panjang lebar tentang berbagai jenis-jenis pencemaran yang ada di bumi ini. Melainkan saya akan mencoba membahas secara khusus mengenai pencemaran udara dan pengaruhnya terhadap kulit kita.


Pencemaran udara


Yang paling sering dibahas dan paling menonjol serta paling berbahaya dari polusi. Hal ini bukan Tanpa Alasan, pembakaran bahan bakar secara berlebihan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari mulai dari memasak, untuk kendaraan dan industri telah menyebabkan bahan kimia (dalam jumlah besar) terdiam dan mengapung di udara sehingga menyebabkan polusi udara.

Asap dari pabrik hingga kendaraan atau hasil dari pembakaran kayu dan batubara dan sebagiannya adalah sulfur dioksida dan gas yang bersifat racun. Dapat menyebabkan berbagai dampak mulai dari pemanasan global hingga hujan asam. Pada gilirannya, hal tersebut akan menyebabkan peningkatan suhu, hujan jadi tidak menentu, beberapa wilayah dunia ada yang mengalami kekeringan selama bertahun-tahun, hewan jadi sulit untuk bertahan hidup, dan kesehatan tubuh manusia pun jadi terancam.

Bagi manusia, partikel-partikel yang berasal dari polusi udara dapat menyebabkan penyakit asma, kanker paru-paru, hingga penuaan dini.


Dampak polusi udara bagi kulit


Dampak polusi udara menyebabkan kulit jadi kusam dan tidak sehat. Yang paling parah, kulit akan mengalami penuaan dini yang tanda-tandanya bisa dilihat dari keriput atau garis-garis halus pada permukaan kulit. Tidak cermat dan tidak pandai menangkal berbagai hal buruk yang datang dari polusi udara akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah khususnya pada kulit.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, polusi udara bisa disebabkan karena debu, kendaraan bermotor, asap rokok, gas buangan dari pabrik, dan berbagai sumber lainnya.

Bagi kita yang setiap harinya keluar rumah, sangat sulit untuk menghindari berbagai polusi udara. Oleh sebab itukan kita perlu melindungi kulit kita secara khusus dengan menggunakan pakaian yang tertutup atau dengan menggunakan teknologi seperti produk Vaseline yang dapat melindungi kulit dari polusi misalnya.

Karena jika dibiarkan, polusi udara dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada kulit mulai dari, kulit jadi kusam, berwarna lebih gelap, bersisik, hingga kering. Agar kulit tetap sehat, mulai saat ini, biasakan diri:
  • Bersihkan kulit secara teratur dengan cara mandi dua kali sehari. Siramkan air ke seluruh tubuh lalu bersihkan dengan sabun yang tidak mengandung pewangi dan tidak terlalu keras. Jika kamu memiliki kulit kering, mandilah dengan sabun yang lembut dan mengandung berbagai bahan alami yang bisa membantu melembabkan kulit. Manfaatnya adalah untuk melindungi kulit agar tidak kering dan keriput. Setelah mandi, jangan lupa terapkan pelembab pada seluruh permukaan kulit agar tidak kering dan rusak.
  • Saat keluar ruangan, sebisa mungkin kenakanlah pakaian atau pelindung kulit agar polusi tidak menempel di kulitmu dan agar sinar matahari juga tidak menyebabkan kulit jadi rusak. Cuaca Indonesia yang panas menyebabkan kita kesulitan untuk menggunakan pakaian-pakaian tertutup. Nah, agar tetap nyaman, cobalah memilih pakaian yang mudah menyerap keringat, tidak terlalu tebal, namun bisa melindungi kulit.
  • Gunakan body lotion berkualitas. Ada banyak body lotion yang dikembangkan dan diformulasikan untuk membantu meningkatkan kesehatan kulit sekaligus melindunginya dari berbagai bahaya. Mulai dari bahaya sinar ultraviolet (matahari) hingga bahaya polusi udara. Menggunakan body lotion yang mengandung antioksidan dan vitamin B sangat baik untuk mencerahkan kulit sekaligus meminimalisir dampak polusi udara yang menyebabkan kulit jadi keriput, muncul flek hitam, dan berbagai gangguan kesehatan kulit lainnya.
  • Melakukan eksfoliasi secara rutin. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel-sel kulit mati untuk memberikan kesempatan pada sel-sel kulit baru yang lebih muda agar bisa menggantikan sel kulit mati dan yang sudah tua. Eksfoliasi bisa dilakukan dengan menggunakan exfoliator yaitu alat untuk eksfoliasi berupa, produk alami atau produk buatan pabrik. Exfoliator alami bisa kamu buat dengan menggunakan gula, pasir, atau garam dapur.
  • Jangan lupa minum air dalam jumlah yang cukup. Air sangat bermanfaat untuk kesehatan dan untuk menjaga kulit agar tetap kenyal, lembut, halus, bersinar, dan sehat. Jika ingin tampak awet muda dan punya kulit yang kencang, kamu wajib mengkonsumsi air minimal 2 liter per hari. Tentunya, itu di luar asupan cairan lain yang berasal dari buah-buahan dan sayuran.
  • Konsumsi makanan bergizi. Mulai saat ini, jika kamu tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga atau energi, cobalah mengurangi jumlah nasi dan gantilah dengan sayur dan buah-buahan. Selain bisa membuat kamu jauh lebih sehat dan langsing, banyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan juga akan membuat kulit menjadi lebih halus dan lebih kencang.
  • Sayangi bumi dengan mengurangi polusi. Biasakan dirimu menggunakan benda-benda yang tidak menimbulkan polusi seperti sepeda untuk bepergian ke tempat-tempat yang mudah dijangkau, tinggalkan sepeda motor atau mobil di rumah, biasakan diri berjalan kaki atau naik tangga untuk mengurangi penggunaan energi (lift/eskalator), hemat listrik, dan masih banyak cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi polusi.
Semoga bermanfaat yaa..

No comments:

Post a Comment