Friday, 21 September 2018

Makin Gampang Mengurus Karyawan dengan Software Payroll Sunfish Go

Sudah bukan rahasia lagi apabila saat pertama kali merintis bisnis kita akan mencoba melakukan semuanya sendiri. Mulai dari menerima orderan, packing, kirim barang, dan lain sebagainya. Hal tersebut tentu saja masih dianggap wajar jika orderan dapat di handle sendiri. Tapi kalau orderan atau omset sudah berkembang makin banyak, tentu akan sulit sekali untuk mengurus dan mengerjakan segala sesuatunya sendiri bukan?



Seiring dengan berkembangnya perusahaan atau bisnis yang kita geluti serta bertambahnya jumlah karyawan. Kadangkala kita dipusingkan oleh berbagai hal yang berkaitan dengan absensi, penghitungan gaji, perhitungan PPH 21 laporan, pengajuan cuti, dan lain sebagainya.

Karena banyak hal yang perlu kita pikirkan dan lakukan. Maka tak heran apabila software-software manual seperti Excel akhirnya terpaksa kita tinggalkan begitu saja, dan beralih ke software yang lebih mumpuni seperti Zahir Accounting, Olsera, Makapos, dll, dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan kita.

Namun itu baru soal accounting. Bagaimana dengan pengurusan SDM (karyawan) yang lainnya? Seperti yang telah saya katakan di atas. Kita pun harus memikirkan soal gaji karyawan yang kadang-kadang terasa sangat sensitif apabila telat. Kita juga harus tahu jika ada karyawan yang mengajukan cuti dan berapa sisa cuti yang mereka miliki. Bagaimana laporan pajak mereka? Hingga bagaimana penghitungan BPJS karyawan.


Sunfish Go


Untungnya, banyak orang-orang kreatif yang mencoba memberikan solusi melalui software, aplikasi, hingga cloud system untuk mempermudah semua itu. Dan salah satu yang belakangan ini sangat populer adalah sebuah software payroll bernama Sunfish Go yang dilengkapi berbagai macam fitur esensial yang menarik dan sangat membantu dalam meringankan pekerjaan dalam mengurus SDM atau karyawan. Software ini akan membantu kita mengelola SDM dan berbagai hal seperti yang telah disebutkan di atas.

Beberapa keuntungan menggunakan software ini di antaranya adalah: Kita bisa mengaktifkan absensi online, kita tidak perlu lagi direpotkan oleh sistem payroll, kita pun tidak perlu repot mencatat berapa kali karyawan sudah cuti dan sisa cuti yang mereka miliki. Semuanya akan dilakukan otomatis oleh software/aplikasi.


Fitur-fitur unggulan Sunfish Go



Absensi


Fitur ini sangat menarik. Selain mendukung sistem online, fitur yang mereka tawarkan juga mendukung sistem selfie dari hp. Jadi, apabila kita sudah sampai di parkiran atau di area kerja misalnya, kita bisa langsung selfie dengan menggunakan hp melalui aplikasi (yang bisa di-download langsung melalui Google Play untuk pengguna HP Android). Setelah itu, aplikasi yang sudah terintegrasi dengan GPS dan system cloud akan langsung tahu bahwa kita sudah hadir.


Penggajian


Jika selama ini anda selalu keteteran dalam menghitung gaji atau sering lupa kapan harus mengganti karyawan, rasanya software ini wajib anda miliki. Selain bisa menghitung gaji karyawan secara handal dan akurat, software Sunfish Go juga memiliki sistem penggajian yang serba otomatis serta tepat waktu.


Pengajuan cuti


Selain absensi online, fitur menarik lainnya yang ada pada software atau aplikasi Sunfish Go adalah pengajuan cuti. Kita tidak perlu lagi memikirkan dan mencatat berapa kali seorang karyawan sudah mengambil cuti dan berapa sisa cuti yang mereka miliki. Karena dengan adanya software ini, segala sesuatu yang berkaitan dengan judi bisa dilakukan langsung melalui aplikasi.

Karyawan bisa mengajukan cuti melalui aplikasi. Atasan atay HRD pun bisa langsung menyetujui atau tidak langsung lawat aplikasi. Karyawan akan mendapat informasi yang mereka butuhkan langsung melalui hp mengenai: Ketersediaan cuti, cuti yang pernah mereka ambil, sisa cuti, hingga apakah pengajuan cuti mereka disetujui atau tidak.


Tersedia juga fitur klaim dan pinjaman


Kadangkala ada karyawan yang melakukan pinjaman atau klaim tertentu pada perusahaan. Dengan menggunakan software ini, mereka bisa langsung mengajukan klaim pinjaman langsung dari aplikasi. Dan aplikasi akan merespon dengan cara yang sederhana serta praktis sehingga mudah dipahami dan tingkat akurasi pencatatannya pun sangat baik.


Penghitungan PPH 21 dan BPJS


Fitur lain yang tak kalah menarik adalah fitur penghitungan PPH 21 (pajak) dan BPJS. Dengan adanya fitur ini, anda tidak perlu lagi repot-repot menghitung berapakah pajak dan tagihan BPJS yang harus dibayarkan untuk setiap karyawan.

Dengan mudah kita bisa melihat laporan SPT dan BPJS karyawan secara digital melalui aplikasi, website, atau software yang terinstal di komputer.


Daftar fitur software Sunfish Go lainnya


Selain berbagai fitur utama di atas, sebenarnya Sunfish Go jika masih menyediakan beberapa fitur menarik yang tidak kalah berguna, seperti:
  • Pengaturan jadwal (pengaturan shift dan pola shift), serta kalender event
  • Persetujuan cuti, klaim, dan pinjaman bisa langsung dilakukan melalui software atau aplikasi
  • Kita pun bisa langsung mengakses dan men-download data kepegawaian secara real time dari mana pun dan kapanpun
  • Menyediakan fitur berbagi dokumen digital yang keamanannya dijamin
  • Menyediakan fitur struktur organisasi yang memudahkan alur kerja dan memudahkan kita untuk mengidentifikasi posisi seorang karyawan
  • Tersedia fitur chat yang bisa kita gunakan untuk mengobrol dan berinteraksi dengan sesama rekan kerja (bawahan/atasan)


Daftar perusahaan besar yang menggunakan aplikasi Sunfish Go


Ada banyak perusahaan ternama yang telah menggunakan software ini sejak lama. Ya, software yang sudah dibangun sejak tahun 1999 ini saat ini penggunaannya telah mencapai ribuan jumlahnya. Di antara beberapa nama-nama perusahaan besar yang mempercayakan pengelolaan SDM mereka kepada software ini adalah:
  • BPJS Kesehatan
  • KFC
  • Bridgestone
  • Adaro
  • Epson
  • KPK
  • LG
  • Samsung, dan lain-lain

Wednesday, 5 September 2018

5th Wedding Anniversary

Alhamdulillah... Tanggal ini, 5 September 2013 yang lalu, saya mengahiri masa jomblo. Menikah dengan seorang yang sama sekali tidak saya kenal. Hanya bermodal suka sama tampang dan sikapnya yang cuek banget, emang bisa dideskripsikan sebagai pernikahan yang mungkin sedikit extrim. Saya mengira, rasa suka saya kepada seseorang tidak pernah sedalam itu. Bahkan bisa dibilang, percakapan kami gak ada faedahnya sama sekali. Ngobrol apapun tanpa berpikir dan hanya sebagai teman blogger.



Tahun 2009, saya mengenal seorang blogger ini, yang ngeblognya gak pasti. Karena saya masih jomblo, mendapatkan banyak temen blogger cowok itu prioritas utama hahah. Jadi jaman dulu itu bukan duit yang di cari, tapi kenalan cowok yang banyak. Saat itu saya masih menjadi seorang operator warnet di daerah Rungkut Surabaya. Inget ya... Saya jaga warnet bukan karena saya bisa komputer, gak sama sekali. Lulusan SMP di desa itu gak mumpuni extra kulikuler nya. Bisa dibayangkan gimana awamnya saya dengan komputer.

Tapi bagi saya, baik dulu ataupun sekarang, belajar dan selalu memupuk rasa ingin tahu adalah modal utamanya. Bukan terus nerima apa yang harus diterima. Setidaknya, saya dulu terpaksa out of the box gitu. Kenapa terpaksa? Karena pada dasarnya saya sendiri gak berani memulai sesuatu yang baru.

Sunday, 2 September 2018

Hello September!

Hello September! Apa kabar? Baikkah?

Ya ya ya... Bulan ini saya sedikit merasakan kelegaan, saya bisa melakukan hal-hal yang mengganjal dalam hati dan tentu saja, saya masih menjadi seorang blogger dengan segala keriwuhannya, haish! Ngomongin soal blogger, saya kadang ngerasa jadi blogger yang setengah setengah. Pasalnya, saya pengen sekali jadi blogger yang ngerawat blognya sendiri dengan segala curhat yang gak begitu penting hihi.



Kegemaran saya masih tetap pada hal-hal yang seputaran menulis dan membaca. Kalau menulis, entah ini bukan lagi sebuah kegemaran, melainkan kebutuhan dasar, seperti nasi. Mungkin seperti itu kira-kiranyaa. Meskipun kadang saya jarang menulis, tapi ketika akan menulis kembali, ada yang gak hilang dari kegiatan ini, mood!

Oh ya, bulan ini insyaAllah mertua akan datang lagi dari Kalimantan. Si Adek yang paling bontot bakalan mengakhiri masa sekolah kebidanannya kemudian bulan berikutnya, dia akan mengakhiri masa perawannya hahaha. Ekstrem banget yaaa... masa perawan bukan masa lajang.

Saya sendiri juga dulu menikah diusia 23 tahun, Alhamdulillah.. ternyata saya bisa sedikit dewasa juga setelah menikah. Ditambah lagi setelah punya dua anak-anak yang sehat dan hebat! Mereka penyemangat dan pengingat, semoga saya selalu lebih sabar. Terlebih menghadapi si Mas yang udah pinter banget ber argumen.